Monday, January 19, 2009

PERUTUSAN DAN PESAN


KISAH SEBATANG PINSIL
Oleh. Iwan Sumantri

Pada mulanya, Sang Pembuat Pinsil berkata kepada pinsil: " Ada LIMA hal yang Anda harus ketahui sebelum Aku mengutusmu kedunia. Ingatlah ke LIMA hal itu, dan Anda akan menjadi pinsil terbaik yang pernah ada".

PERTAMA
Anda mampu membuat karya-karya besar, tetapi hanya jika Anda membiarkan diri Anda dalam tangan seseorang yang memegang Anda

KEDUA
Dari waktu kewaktu, Anda akan mengalami pengalaman menyakitkan yang mempertajam diri Anda. Pengalaman ini adalah tuntutan mutlak untuk menjadi pinsil yang terbaik.

KETIGA
Anda memiliki kemampuan memperbaiki kesalahan apapun yang telah Anda lakukan

KEEMPAT
Bagian terpenting dari dirimu adalah bagian yang ada pada bagian terdalam dirimu.

KELIMA
Apapun kondisinya, Anda harus terus menulis. Anda harus tetap meninggalkan jejak yang jelas, tanda yang dapat dibaca dengan jelas, sekalipun dalam kesulitan yang sangat sulit.

Pinsil memahami dan berjanji untuk mengingat, dan kemudian masuk dalam kotak dengan penuh pemahaman akan tujuan sang pembuatnya.

Sekarang, Gantilah Pinsil dengan NAMA ANDA. Ingatlah selalu dan jangan pernah melupakannya dan Anda akan menjadi seorang pribadi terbaik yang pernah ada.

PERTAMA
Anda akan mampu membuat hal-hal besar hanya jika Anda membiarkan diri Anda dituntun oleh tangan Sang Pencipta. Dan membiarkan sesama mengakses talenta yang anda punya.

KEDUA
Dari waktu ke waktu Anda akan mengalami pengalaman yang menyakitkan melalui berbagai kesulitan dan masalah, tetapi pengalaman ini Anda butuhkan untuk menjadi pribadi yang kokoh.

KETIGA
Anda memiliki kemampuan memperbaiki setiap kesalahan yang Anda lakukan, dan melalui hal itu Anda akan berkembang dan bertambah.

KEEMPAT
Bagian terpenting dari dirimu adalah bagian terdalam dari jati dirimu.

KELIMA
Pada setiap jalan yang Anda lalui, Anda harus meninggalkan tanda yang jelas. Apapun situasinya, Anda harus terus melayani Sang Pencipta dalam segala hal.

Setiap orang sama seperti pinsil, diciptakan oleh pencipta secara unik dengan tujuan tertentu. Dengan memahami dan mengingatnya, marilah kita melanjutkan panggilan kita sebagai GURU dan Orang Tua, dengan penuh makna dan menjalin hubungan erat dengan pencipta dan sesama dalam kehidupan kita sehari-hari.
ANDA diciptakan untuk melakukan hal yang BESAR.



1 comment:

Mulyati said...

Waduh pak, kok ketularan Pak Marsigit jadi filosofis banget ya... Tapi bagus kok buat perenungan dan pencerahan kita semua...