Sunday, October 14, 2012

Cara Mencegah dan Menanggulangi Tawuran

Cara Mencegah dan Menanggulangi Tawuran Ala One SM
Oleh : Iwan Sumantri

" Saat Kuliah Dhuha Bersama " (Foto Dok.Pribadi)
Berbicara tentang tawuran, teringat 26 tahun yang lalu saat  saya duduk di kelas 2 STM Kota Sukabumi. Ketika itu terjadi tawuran antar sekolah STM Negeri Kota Sukabum tempat saya sekolah dulu dengan PGA ( Sekarang jadi MAN) Cibadak. Masih ingat bagaimana saya di tangkap pak Polisi ketika itu. Pada hal saya bukan peserta tawuran, hanya secara kebetulan saya pulang dan tawuran itu terjadi di tempat dimana saya turun dari angkot. Benar-benar peristiwa kelam yang tak pernah di lupakan dalam masa sekolah saat itu. Pernah mendapatkan pembinaan selama satu malam di Polres Sukabumi. Dan Orang tua harus piket dan apel selama satu minggu. Cerita  dan pengalaman berharga dalam kehidupan saya di masa STM.

Peristiwa itu 26 tahun yang lalu, sekarang saya sudah menjadi seorang guru di sebuah SMP Negeri 3 Kabupaten Sukabumi. Tawuran tak perlu ditutupi, selalu ada saja, manakala peserta didik keluar dari lingkungan sekolah. Sungguh ironis memang, kita selaku guru sudah berupaya dengan segala cara dan upaya untuk mencegah tawuran tersebut.

Sekilas tentang tawuran, dilihat dari segi psikologis tawuran mempunyai dampak negatif, kita semua bisa lihat bersama tawuran hanyalah tindakan yang merugikan, dan bagi kejiwaan remaja tidak baik, karena mendidik remaja menjadi manusia yang mendahulukan amarah, dan otot ketimbang harus berpikir dampak dari tindakan tersebut seperti apa, meracuni meracuni pikiran mereka dengan dendam. Tawuran ada, karena masalah dan cara penyelesaian itulah yang memicu tawuran, yang lebih parah lagi tawuran juga mendidik remaja menjadi seorang penjahat muda dengan melukai bahkan membunuh temannya sesama remaja yang dalam proses mencari jati diri siapa dia. Dan amarah yang mereka luapkan dalam tawuranpun akan menjadi beban pikiran mereka yang menjadikan mereka bersalah dan pada akhirnya mereka melakukan hal yang lebih membahayakan dan mencelakai orang lain.

Tawuran jelas membuat gelisah banyak pihak. Pendidikan yang diberikan disekolah membuktikan tidak cukup untuk mengarahkan mereka (peserta didik) untuk melakukan segala sesuatunya dengan intelektual mereka, tidak dengan otot seperti tawuran.
Karena saya seorang guru, berdasarkan pengalaman dan upaya yang sudah dan sedang di lakukan oleh sekolah kami  untuk mencegah dan menanggulangi tawuran dari pihak sekolah adalah sebagai berikut:

1) Nilai-nilai keagamaan selalu di tanamkan pada mereka
" Saat Shalat Dhuha Bersama " ( Foto Dok.Pribadi)
  •  Di sekolah kami, setiap hari Selasa sd Kamis melaksanakan kuliah Dhuha dan Shalat Dhuha bersama di      lapangan.  Dengan di awali murotal dan ceramah oleh Bapa/Ibu Guru secara terjadwal
  • Hari Jumat, siswa putranya di wajibkan shalat Jumat berjamaah di Mesjid sekolah, dan untuk siswa putrinya di isi ceramah keputrian oleh Ibu Guru
  • Setiap hari Sabtu, program Olah raga bersama sebelum KBM di mulai
 2) Penanaman Disiplin yang Tegas
  • Setiap siswa dan orang tua di sekolah kami di lengkapi dengan buku Saku Siswa dan Buku Saku Orang tua. Salah satu point yang ada di Buku Saku siswa adalah jika siswa tawuran maka siswa tersebut akan di kembalikan kepada orang tua/wali muridnya
3) Setiap siswa di wajibkan memilih maksimal 2 kegiatan ekstrakurikuler

4) Penambahan Pelajaran PAI dari 2 jam menjadi 6 jam pelajaran
"Selalu Sujud Pada Sang Kholik" ( Foto Dok.Pribadi)
  • Sesuai dengan program Pemda Kabupaten Sukabumi, sekolah kami adalah salah satu pilot proyek penanaman ahlakukarimah dengan penerapan DTW ( Diniyah Takmiliyah Wustho) terintegrasi dalam PBM.
 5) Mengoptimalkan sistem Among di sekolah
  • Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani , bagi semua bapak/ibu guru
6) Cepat tanggap dan Berkoordinasi dengan Pihak berwajib (Polisi) jika terjadi tawuran

7) Komunikasi dan Koordinasi dengan semua orang tua siswa/wali murid
  • Selalu ada komunkasi  dan kordinasi tentang perkembangan siswa dalam perilaku di sekolah

8) Jangan pernah ada jam kosong di sekolah
  • Upayakan guru selalu hadir di setiap PBM
" Mesjid tempatnya penanaman Aklaqulkarimah"
9) Selalu menanamkan " Hadirkan Allah di setiap Aktifitas para siswa"
  • Awali setiap PBM di kelas selalu membaca ayat-ayat suci Alqur'An
Itulah secuil upaya mencegah dan menanggulangi Tawuran yang bisa di lakukan oleh pihak sekolah. Alhasil...siswa di sekolah kami bisa di minimalisasi terhadap tawuran Di luar sekolah tentunya peran orang tua dan lingkungan serta masyarakat tak kalah pentingnya untuk mencegah dan menanggulangi tawuran tersebut . Dan yang paling utama adalah pribadi-pribadi dari pelaku tawuran harus punya kesadaran dan niatan untuk tidak jadi pelaku tawuran.So pasti Tawuran merugikan semua pihak !

10 comments:

Shohibul Kontes Unggulan Indonesia Bersatu said...

Terima kasih atas partisipasi sahabat.
Salam hangat dari Surabaya

Shohibul Kontes Unggulan Indonesia Bersatu said...

Terima kasih atas partisipasi sahabat.
Salam hangat dari Surabaya

Shohibul Kontes Unggulan Indonesia Bersatu said...

Terima kasih atas partisipasi sahabat.
Salam hangat dari Surabaya

Puteri Lee Queenie Blog~ said...

Setuju sekali dan mengapresianya atas usaha2 untuk mencegah tawurannya Pak Guru ! tinggal di luar sekolah yang menjadi tugas dan tanggungjawab ortu dan masyarakat serta lingkungan !

Yani Sumanti said...

Tawuran bikin resah orang tua, apalagi bagi seorang Ibu seperti saya ini....setuju dan mendukung apa yang di lakukan Pak Gur di sekolahnya !

IWAN SUMANTRI said...

@Shohibul Kontes : Makasih...sudah berkenan mau berkunjung ke blog sederdahana ini...sekedar berbagi dan membantu masalah tawuran

@Mba Puteri LQ :Makasih atas apresianya...setuju sekali, tawuran bukan tanggungjawab sekolah saj,,,semua pihak turut berperan !

@ Bu Yani S :Benar semua...semua pihak jadi resah termasuk juga pemerintah kita! makanay kita harus selalu mencegah dan preventif terhdp masalah tawuran !

dickry anugrah said...

Tawuran memang merugikan semua pihak ! So Pasti rugi juga buat pelakunya...Semoga usaha2 bapak berdampak buat para siswanya!

IWAN SUMANTRI said...

@ Dikry A : Makasih atas apresiasinya dan dukungannnya...semoga tawuran lenyap di bumi tercinta ini !

Saniya Fitria said...

Salah satu tips mencegah tawuran tentunya bekal ke agamaan anak2 muda perlu lebih ditingkatkan lagi...semoga sukses pak Tips tawurannya !

IWAN SUMANTRI said...

@Saniya F : Makasih apresiasinya....benar salah satu solusi untuk mencegah tawuran adalah bekali anak2 muda dgn ilmu agama yang mantap sebagai benteng untuk mencegah tawuran....Sukses buat kita semua!