Thursday, October 24, 2013

PLN Bersih Ala Guru Matematika

PLN Bersih Ala Guru Matematika
Oleh : Iwan Sumantri


Berbicara PLN so pasti kita ingat akan listrik yang kita gunakan hampir disemua aktiftas kehidupan kita. Mulai dari penerangan di rumah-rumah,pabrik dan lingkungan lainnya yang tak lepas dari penerangan dan aktifitas elektronik lainnya.  PLN Bersih? So pasti kita akan sedikit berpikir. Apa benar PLN Bersih?Apa bisa PLN Bersih?

Apakah kita sudah mengenal PITA (Empat Pilar Program PLN Bersih}? Jujur saja, saya selaku blogger dan guru matematika di salah satu SMP Negeri belum begitu mengenal dan paham dengan program PLN tersebut. Kita tahunya bayar listrik tiap bulan . Programnya hanya samar-samar sampai di masyarakat. Lewat lomba blog dengan tema "Blogger Dukung PLN Bersih" mencoba berbagi ide dan saran untuk menjalankan program PLN Bersih.



Upaya PLN untuk menjalankan bisnis yang bebas dari praktek korupsi melalui program PLN Bersih, direalisasikan dengan membangun sistem yang mampu menangkal segala potensi terjadinya praktek korupsi. Saat ini PLN membangun sebuah sistem yang berlandaskan empat pilar utama PLN Bersih yang dikenal dengan PITA, yaitu :


  1. Partisipasi, partisipasi dari para pegawai PLN dan seluruh stakeholders dalam berkomitmen dan menjalankan dan mendukung program PLN Bersih dengan baik
  2. Integritas, integritas dari para pegawai dalam bekerja melayani masyarakat sangat penting artinya untuk membangun budaya PLN Bersih
  3. Transparansi, keterbukaan informasi dan sikap responsif terhadap permintaan informasi publik sangat menentukan dan penting dalam pembangunan budaya PLN Bersih
  4. Akuntabilitas, pilar ini menuntut pegawai PLN untuk selalu responsif terhadap setiap keluhan pelanggan dan juga mendukung implementasi wishtle blower system dan program pengendalian gratiikasi. (sumber: http://plnbersih.com/blog/2013/10/07/pita-empat-pilar-program-pln-bersih/)
Empat pilar diatas tentunya sudah dipikirkan matang-matang oleh jajaran petinggi di PLN, agar PLN bisa bersih. Ke-4 pilar diatas sudah dan sedang dijalankan oleh semua jajaran dan stickholeder PLN . Tapi ada yang lupa menurut saya, program apapun dan slogan-slogan yang menarik tentunya tak akan berjalan manakala kita tak punya karakter sebagai warga di negeri ini.Coba kita simak berita-berita tentang korupsi,kolusi dan nepotisme yang di lakukan para petinggi bangsa dan pengusaha-pengusaha negeri ini. Jadi untuk bersih itu hanya isapan jempol belaka, manakala kita tak punya karakter sebagai warga di negeri ini.



 



Berikut, saya mencoba berbagi bagaimana PLN Bersih Ala Guru Matematika. Kenapa kita tak belajar dari kemenangan timnas U-19 atas Korea Selatan 3-2 di babak penyisihan piala AFC grup G tersebut. 

Mari kita simak, karakter kebangsaan yang ada di timnas U-19 ituyang bisa ditiru PLN untuk bersih:


Nilai Religius

Selalu berdoa sebelum dan sesudah pertandingan. Sikap dan perilaku patuh dalam menjalankan ajaran agama.

Selalu sujud sukur saat mereka membobol gawang lawan. Ini di lakukan oleh semua pemain beserta jajaran tim pelatih.
Seharusnya inilah yang harus di lakukan oleh semua jajaran PLN. Nilai religius selalu bersyukur dan selalu menghadirkan sang pencipta di setiap aktifitas PLN. Jadi PLN bisa bersih karena sang pencipta selalu ada di setiap aktiftas kita.

Nilai Disiplin

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.Kita bisa lihat bagaimana disiplinnya para pemain timnas U-19 di posisinya sesuai dengan intruksi sang pelatih Indra Syafri. Semua jajaran yang ada di PLN, baik itu kepala maupun bawahan harus memiliki nilai displin dalam segala hal diaktifitas kerjanya. agar PLN bisa bersih.

Nilai Kerja Keras

Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

Disela-sela rasa pesimis sebagian orang atas kemampuan timnas U-19 bisa mengalahkan Korea Selatan yang sudah 12 kali juara. Dengan kerja keras mereka bisa membuktikannya siapapun lawannya bisa di kalahkan.
PLN harus memiliki nilai ini, untuk bisa bersih.

Nilai Kreatif

Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.Dengan modal latihan yang rutin mereka tunjukan denga pola penyerangan yang bervariatif sehingga menyulitkan tim lawan, mereka tunjukkan saat mengalahkan Korea Selatan.

Nilai Rasa Ingin Tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar. Tentunya sebelum pertandingan mereka melihat dan menyaksikan bagaimana kekuatan tim lawan. Dari situlah mereka mencoba rasa ingin tahu melawan tim lawan di buktikan di lapangan.
PLN harus bertindak dan memiliki rasa ingin tahu para pelanggannya.
 

Nilai Semangat Kebangsaan

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Ini di tunjukkan timnas saat bertanding diatas lapangan. Semangat ini ditunjukkam optimal saat mereka bertanding melawan tim Korea Selatan, disela-sela rasa pesimis sebagian orang untuk bisa mengalahkan Korea. Semangat kebangsaan inilah yang bisa mengalahkan Korea.
Nilai kebangsaan ini bisa dilakukan oleh orang-orang PLN.
 

Nilai Cinta Tanah Air

Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Disuasana nilai karakter bangsa yang sedang luntur dengan berbagai kasus koruptor meraka tunjukkan nilai cinta tanah air dengan prestasi kemenangan atas Korea Selatan.

Nilai Menghargai Prestasi

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

Sejaka tahun 1961 timnas tidak berpreatasi, mereka tunjukkan tadi malam dengan meraih prestasi yang luar biasa. sejarah persepakbolaan (PSSI), negeri ini tentunya akan mencatat prestasi mereka.
PLN Bersih tentunya suatu prestasi dan ingin akan di catat seumur hidup oleh para pelanggannya

Nilai Bersahabat/Komunikatif

Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

Ini di tunjukkan mereka saat sebelum dan saat bertanding, bagaimana komunikatifnya lini depan saat menjebol gawang Korea Selatan. Komunikatif saat mereka menjaga daerah pertahanan. Sikap bersahabat dan tidak saling menyalahkan saat Hansamu menjatuhkan pemain Korea yang berakibat tendangan pinalti.
PLN harus bersahabat dan komunikatif dengan para pelanggan, jangan main putus dan denda manakala pelanggan membuat keterlambatan dalam pembayaran
 

Nilai Cinta Damai

Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya

Nilai Peduli Sosial

Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Negeri ini sedang haus prestasi terutama pada olahraga sepak bola untuk bisa jadi juara. Nilai peduli sosial ini sudah mereka tunjukkan dengan prestasi mengalahkan negara macannya bola yaitu Korea Selatan.
Negeri ini perlu perusahaan atau sosok/pigur orang yang bersih, PLN harus bisa menunjukkan itu.
 

Nilai Tanggung Jawab

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.



Itulah Nilai-nilai  karakter bangsa yang bisa di lihat langsung oleh pihak PLN  dan kita semua. Kenapa ini tidak di lakukan PLN untuk bisa bersih.
Semua pemain di timnas U-19 adalah anak-anak bangsa negeri ini, yang masuk dan bisa jadi pemain timnas tidak melalui KKN, semuanya melalui proses yang bersih.
Itulah sedikit usulan atau saran agar PLN Bersih.


Untuk PLN....tak ada yang tak mungkin PLN Bersih selama punya komitmen dan nilai karakter kebangsaan seperti yang saya uraikan diatas dilakukan dan diaktulisasikan dalam kehidupan dilapangan. Kita bisa bersih karena kita punya karakter bersih, bukan slogan-slogan yang menarik dan enak dibaca, tapi kenyataan dan realitanya bertolak belakang.

Semoga di ulang tahun hari listrik nasional ke-68, PLN memiliki karakter kebangsaan untuk BERSIH dari segala virus kehidupan yang ada di negeri ini. Saya selaku guru dan juga blogger amatarin mendukung dengan hati yang tulus "PLN BERSIH".



    Catatan :
    Sumber foto dari : http://www.pln.co.id

    8 comments:

    Kormel S said...

    Tulisannya bagus gan, PLN Bersih perangi korupsi...

    Iwan Sumantri said...

    @Komel S : Setuju Gan ! PLN bersih...dan kita juga para blogger harus bersih !

    Yani Sumanti said...

    Usulan Yang Mantap Pak ! Semoga PLN bersih dengan memiliki karakter Bangsa !

    Ibnu Sina Irvany Setiawan said...

    Bagus tulisane pak guru. Mampir tempatku juga donk. Dukung PLN Bersih

    Iwan Sumantri said...

    @Mas Ibnu SIS : Makasih atas apresiasinya....siap mampir..kita akan dukung PLN Bersih 100% Sukses buat kita semua !

    Krani Pratiwi said...

    Semoga Pak ususlannya untuk PLN bersih bisa di realisasikan pihak PLN,,saya selaku generasi muda mendukung program PLN bersih...semoga kita semua juga bisa bersih dari KKN !

    Iwan Sumantri said...

    @ Bu Yani : Makasih atas apresiasinya...semoga aja PLN bisa menampung apresiasi dari guru matematika untuk menjadi PLN bersih yang memiliki karakter bangsa !

    Iwan Sumantri said...

    @Ananda Krani Pratiwi: Makasih atas apresianya....Kita semua wajib dukung PLN bersih..dan kita juga harus bersih ! biar negeri ini kinclong bersih dari semua praktek KKN !