Wednesday, January 15, 2014

Belajar Matematika Dengan Kartu Domino Matematika Ala One SM

Belajar Matematika Dengan Kartu Domino Matematika Ala One SM
Oleh: Iwan Sumantri

Kartu Domino Ala One SM

Tahun baru 2014 saya mencoba dalam proses belajar mengajar Matematika dengan teknik, metode dan strategi belajar mengajar yang lain dari yang sudah saya lakukan sebelumnya. Untuk mensikapi cara belajar siswa yang membosankan, saya mencoba belajar dengan menggunakan alat peraga domino matematika. Mungkin menurut sebagian guru alat peraga ini sudah usang dan kuno. Tapi saya mencoba dari yang kuno dan usang ini menjadi hal yang menarik buat siswa, dan tentunya kita selaku guru.

Pada awal pembelajaran seperti biasanya, saya menjelaskan dan memberikan tujuan pembelajaran kepada para siswa. Materi yang akan di pelajari adalah Bilangan Berpangkat dan bentuk Akar di semester 2 kelas 9 SMP. Di dua pertemuan awal sebelumnya materi ini sudah di berikan, sehingga siswa sudah memahani bagimana operasi bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya serta bentuk akar dengan sifat-sifatnya. Pada pertemuan ini, saya ingin  mecoba sejauh mana pemahanan siswa mengenai materi tersebut.

Kelas saya bagi menjadi 4 kelompok. Saya berinama kelompok Aljabar, Phitagoras, Kalkulus dan Geogebra.Setelah saya menjelaskan aturan main Domino Matematika tersebut, akhir para siswa berkumpul menuju meja di depan yang sudah saya siapkan. Seperti hal bermain kartu domino biasa, para siswa antusias sekali mengikutinya.


Akhirnya ke empat kelompok tersebut bermain secara berkelompok, setiap kelompok mendapatkan 7 kartu domino yang berisi materi-materi sekitar bilangan berpangkat satu kartu berisi 2 materi/soal yang harus di jawab oleh tiap kelompok, jadi tiap kelompok mendapat 14 saol yang bervariasi yang isinya berkisar antara 0 sd 6.

Cukup lama juga mereka bermain, hampir 30 menit untuk bisa menyelesaikan permainan babak 1. Hasilnya mereka kelihatan senang, walau ada beberapa siswa yang kelihatan masih belum berpartisipasi.


Babak kedua, saya coba ganti permainannya. Hanya 1 siswa yang duduk di meja permainan, siswa lainnya duduk di bangku masing-masing. Setelah mendapat kartu sebanyak 7 siswa yang ada di depan, kartu tersebut di serahkan kepada temannya untuk di kerjakan secara perorangan dan kelompok. Jadi siswa yang didepannya hanya meilhat kartu yang ada dan akan di simpan. Dengan kode atau meminta ke teman kelompoknya siswa yang duduk di meja depan menghampiri lalu meletakan kartu itu di meja permainan. Begitu seterusnya sampai di dapat pemenangnya yang habis duluan kartunya.

Babak ketiga, saya mencoba selururh siswa kembali duduk seperti semula. Mereka duduk berjajar 4. Tiap jajar saya berikan 7 kartu yang harus dicari jawabannya. Jadi setiap siswa secara bergantian melihat kartu, lalu menyalinnya ke buku mereka dan mengisinya. Jadi setiap siswa harus mengerjakan 14 soal .
Setelah selesai semua siswa, kartu domino saya tukar dengan kelompok lainnya, sehingga para siswa secara keseluruhan mengerjakan 56 soal bilangan berpangkat dan bentuk akar. Alhamdulilah waktu selama 2 x 40 menit pembelajaran bisa terlewati.

Kesimpulan dari pembelajaran ini adalah :
1) Para siswa antusias untuk mengerjakan soal-soal yang ada di Kartu Domino tersebut
2) Materi sesuai dengan indikator yang ada di RPP tersampaikan dengan optimal
3) Membantu guru dalam menyampaikan materi kepada para siswa
4) Menarik dan membuat para siswa aktif untuk mengerjakan seluruh soal yang ada di domino Matematika tersebut

Catatan :
Album Kegiatan Pembelajaran Bisa di lihat Disini

6 comments:

lulu khoerunnisa said...

kreatif banget nih yang buat metode matematika dengan domino , dijamin gak bakalan bosen nih ,

Iwan Sumantri said...

@Lulu Khoerunisa : Makasih atas apresiasinya ! So pasti ngga bakalan bosen yang ada malah ketagihan !

Nacep Jamaludin said...

Bagus pa. Trm ksh. Ini sangat inspiratif.

Iwan Sumantri said...

@Nacep Jamaludin : Makasih atas apresiasinya !

oscuts oweys said...

terimakasih gan, akhirnya bisa jawab PR jga

dedeh riska said...

menarik nih...semoga bisa membantu teman-teman yang lain yah dalam mengerjakan tugas matematikanya