Tuesday, December 23, 2014

Catatan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di S3 Cita Idola

Catatan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di S3 Cita Idola
Oleh : Iwan Sumantri

Kurikulum Apapun Guru siap?
Gunjang-ganjing pelaksanaan Kurikulum 2013 akhirnya terselesaikan dengan keluarnya Permen No 159 Tahun 2014 untuk mengevaluasinya. Sekedar mengingatkan bagaimana kronologis Kurikulum 2013, saya mencoba berbagi ( sumber kemendikbud) :

Kronologi Kurikulum 2013 
Januari 2013
Pembentukan tim penyusun Kurikulum 2013 berdasar Surat Keputusan Mendikbud No. 015/P/2013

April 2013
Inspektur Jenderal Kemdikbud berkirim surat kepada Mendikbud memperingatkan bahwa apabila persiapan belum diyakini maka pelaksanaan kurikulum baru perlu ditunda mengingat waktu yang semakin sempit.

Juli 2013
Penerapan Kurikulum 2013 di 6.221 sekolah sasaran.
Mencoba Membuka Aplikasi Raport
Persiapan guru inti dan sasaran dengan menerapkan pelatihan berjenjang selama lima hari dan bersamaan dengan waktu dimulainya Tahun Pelajaran 2013/2014.
Buku Kurikulum 2013 belum siap, kecuali tiga buku yang sudah selesai ditulis untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Sejarah.
September 2013
Survei persepsi terhadap kepala sekolah, guru, orangtua dan siswa di sekolah sasaran, dua bulan sesudah Kurikulum 2013 diterapkan.
Tidak ada lagi survei/evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Kurikulum 2013 sampai akhir Tahun Pelajaran 2013/2014 selesai.

Juli 2014
Penerapan Kurikulum 2013 di seluruh sekolah.

Agustus 2014
Buku semester 1 belum terdistribusi di lebih dari 60.000 sekolah.

Pusingnya Tuh Disini !
Oktober 2014
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 159 Tahun 2014 untuk mengevaluasi Kurikulum 2013 secara menyeluruh baru dikeluarkan pada tanggal 14 Oktober 2014, sesudah penerapan Kurikulum 2013 di seluruh sekolah dilakukan.

November 2014
Per tanggal 25 November 2014, buku semester 1 Kurikulum 2013 belum diterima di 19% kabupaten/kota untuk tingkat SD, 32% kabupaten/kota untuk tingkat SMP, dan 22% kabupaten/kota untuk tingkat SMA dan SMK.

Dan...seterusnya....yang akhirnya Kurikulum 2013 sampai di SMPN 3 Cibadak....Berikut catatan kecil pelaksanaan kurikulum 2013 di S3 Cita Idola (SMPN 3 Cibadak):

Pelaksanaan di kelas :
1) Guru masih kesulitan menerapkan K-13 di kelas, karena masih belum paham pemahaman 100% tentang model pembelajaran yang digunakan dan metode Saintifik 

2) Pelaksanaan penilaian pengetahuan,keterampilan dan sikap yang harus dilakukan oleh guru di setiap aksinya di kelas terasa memberatkan untuk dilaksanakan secara optimal

Mencoba membantu rekan guru lainnya
3) Materi dan bahan ajar yang ada hampir di semua buku terasa bertele-tele dan tak fokus pada suatu materi pokok.

4) Buku K-13 tidak ada satupun baik untuk guru maupun siswa, Belajar hanya melalui tayangan dan fotocopian yang akhirnya siswa tak kebagia semuanya.

5) Administrasi guru semakin menumpuk dengan tugas-tugas siswa yang harus dinilai secara otentik oleh guru 

6) Penilaian pengetahuan, keterampilan dan sikap masih belum bisa dilaksanakan secara optimal di kelas, yang pada akhirnya guru menilai seadanya dan sebisanya, yang akhirnya tak otentik lagi

Pelaksanaan UAS

1) Tidak ada kejelasan apa yang harus di ukur pada siswa di UAS, yang pada akhirnya guru hanya bisa mengukur kemampuan pengetahuan saja melalui soal-soal UAS.

Pemberian Nilai di Rapor

1) Guru belum optimal memberikan nilai di rapor untuk siswa, karena keterbatasan data yang terekam di buku nilai guru

2) Masih ada nilai yang di berikan oleh guru pada siswa belum otentik 100% 

3) Konversi nilai yang membingungkan, karena berubah-ubah

4) Pemberian Nilai di raport cukup memberatkan guru mata pelajaran, karena guru harus memberikan nilai tiga kriteria (pengetahuan, keterampilan dan sikap)

5) Deskripsi untuk masing-masing penilaian yang membebani guru mata pelajaran dan para wali kelas

6) Ketersediaan rapor yang dicetak tidak ada, yang akhirnya dibebankan kepada para wali kelas untuk mencetaknya (ngeprint sendiri)

7) Aplikasi Raport yang belum optimal di pahami oleh para wali kelas, sehingga jadi beban.

8) Pembagian raport jadi molor.

Itulah catatan pelaksanaan Kurikulum 2013....tapi walau banyak catatan...sekolah kami tetap akan melaksanakan Kurikulum 2013 di semester 2...dengan segudang catatan-catatan, terutama masalah keberdaan buku dan aturan penilaian. Semoga Pak Menteri bisa melihat dan merasakan apa yang terjadi di sekolah pelaksana K-13. Melaksanakan dan Tidak Melaksanakan K-13 tetap ada kendala dan hambatannya !

2 comments:

Valentino Febrian Saputra | Official Website said...

saya sendiri sudah merasakan dampak efek Kurikulum 2013,,sya lbih ska sma yng KTSP

Iwan Sumantri said...

@Mas Valentino :Terimaksih atas apresiasinya ! Kurikulum 2013 maupun KTSP tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan, yang pasti apapun kurikulumnya guru harus selalu siap !