Friday, November 20, 2015

LKG : Ajang Kreatifitas Guru Inovatif

LKG : Ajang Kreatifitas Guru Inovatif
Oleh: Iwan Sumantri

 Aktifitas Lomba Kreatifitas guru hari kedua cukup menantang dan perlu disikapi dengan tenang dan pemikiran yang mantang. Aktifitas peserta LKG tahun sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada test nya !

Dimulai dengan tes Pemahaman (29 soal) waktu 60 menit, Psikotes/EPPS (225 soal) waktu 90 menit ; Komptensi Pedagogik (Matematika 30 soal)/ waktu 60 menit sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Mengerjakan soal-soal test tentunya kejutan terbaru buat para peserta LKG masing-masing katagori....tak disangka ada test nya !


Apapun yang terjadi dilapngan, guru profesional harus sudah siap menghadapinya, dengan tetap semangat dan bersyukur.

Tepat Pukul 13.00 kegiatan berlanjut dengan peresentasi dan Wawancara hasil produk para peserta di masing-masing katagori. Katagori Sains (IPA dan Matematika) masuk di runag B....dengan 5 juri profesional dan handal yang menguasai bidang KTI dan aktifitas lomba. 


Para juri LKG SMP Sains : Drs Ade Gaffar UPI Bandung; Dr. Wukir Ragil UNJ, Drs.Nursyiwan, M.Pd Universitas Lampung, Dra.Shire Laksmini,M.Pd PaTK IPA Bandung, Dr. Yeni Hendriani P4TK IPA Bandung.

Dengan kepiwaian para juri, peserta LKG di tantang untuk mempresentasikan dan memaparkan hasil karyanya serta mempertahankan argumen dan orsinalitas karyanya....seru...dan menantang serta banyak ilmu yang bisa didapatkan dari para juri dan tentu peserta LKG 2015 yang mewakili daerah-daerah di negeri ini.

Album Hari kedua bisa dilihat disini !

Thursday, November 19, 2015

Pak Anis Baswedan : Jadilah Guru Abad 21 !

Pak Anis Baswedan : Jadilah Guru Abad 21 !
Oleh: Iwan Sumantri

Perhelatan Akbar Lomba Kreatifitas Guru Dalam Pembelajaran Tingkat Nasional 2015 yang kegiatannya di satukan dengan Gupres, Pengawas Berprestasi, PTK Nasional,Guru berdedikasi Nasional,Inobel dan kegiatan lainnya, dibuka secara resmi oleh Pak Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Pak Anis Baswedan.

Disela-sela sambutannya, pak menteri meyampaikan beberapa poin penting yang harus di sikapi dan jadi perhatian para guru di negeri ini :
> Siswa kita sekarang adalah siswa abad 21
> Guru di negeri ini masih guru di abad 20
> Sekolah kita masih sekolah abad 19
> Kita harus mencetak anak menjadi anak pembelajar termasuk para gurunya
> Maksimalkan potensi para siswa
> Kita mendidik para siswa agar mereka kelak menjadi siswa yang mengisi generasi emas di masa datang sebagai manusia pembelajar
> Generasi kedepan tantangan buat para guru untuk menjadi pendidik yang melek dengan teknik dan teknologi pembelajaran yang termutakhir
> Tidak malu untuk belajar terus menerus
> Ceritakan pengalaman terbaik pada semua guru di daerah untuk memotivasi rekan guru lainnya
> Bangun jaring kebersamaan sesama guru di negeri ini serta guru di tingkat dunia !

Itulah poin-poin penting sambutan pak Menteri, semoga jadi bahan renungan buat kita semua !



Album Lengkap Bisa dilihat disini !

Tuesday, November 17, 2015

UKG : Cermin Keseharian Guru

UKG : Cermin Keseharian Guru
Oleh: Iwan Sumantri

 Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 sedang bergulir sejak tanggal 9 November 2015. UKG adalaj ajang bercermin bagi para guru di negeri ini. Sejauh mana para guru berkompeten dalam pedagogik dan keprofesionalannya. Banyak cara,sikap dan perilaku yang ditunjukkan para guru menghadapi UKG ini. Banyak fenomena guru-guru menghadapi UKG online 2015 . 

Ada yang serius belajar karena khawatir pada waktunya tak lulus. Ada yang biasa saja, apa adanya. Ada yang deg-degan, ada yang enjoy menikmat...itulah dampak dari UKG Online, yang membikin guru berkecamuk dengan berbagai sikap,ulah dan aktifitas para guru.

Terlepas dari berbagai sikap dan kondisi guru, UKG setidaknya berdampak positif untuk para guru untuk selalu mencas dan merefleksi sejauh mana kemampuan para guru yang notabene sehar-harinya mengajar. Yang jelas guru harus tetap BELAJAR dn BELAJAR, sebagaimana mereka menyuruh dan memberikan motivasi pada siswa untuk selalu belajar.

Terimakasih UKG...telah membelajarkan para guru di negeri ini ! terlepas dari nilai pas,kurang atau melampaui KKM ! Yang nilainya baik dan lulus selamat, bagi yang nilainya kurang, UKG bukan untuk mematikan karier kita sebagai guru, tapi UKG adalah cermin kita para guru untuk berintropeksi diri !