Thursday, November 17, 2016

Twitter Juga Bisa Untuk Media Belajar Matematika

Twitter Juga Bisa Untuk Media Belajar Matematika
Oleh: Iwan Sumantri

Media Sosial online sekarang ini ibaratkan jamur di musim hujan. Hitungan detik, medsos bisa menjangkau semua lapisan masyarakat . Coba kita simak, FB,Twitter dan medsos lainnya. Hampir semua orang menggunakannya sesuai dengan selera dan keinginannya.

Tapi pernahkah kita berpikir, medsos untuk digunakan untuk  pembelajaran. Rasa-rasanya masih kurang orang untuk berpikir kearah sana. Yang penting mereka memanfaatkan medsos sesuai dengan seleranya....mau pamer....mau mencemooh...mau mengkomentari orang lain....me-Like...atau yang lainnya. Untuk Belajar ????

Bermodalkan semangat belajar menyongsong abad 21, saya mencoba pembelajaran menggunakan medsos Twitter untuk pembelajaran matematika. Bagaimana pembelajarannya? 
Berikut alur pembelajarannya !




Ingin melihat bagaimana aktiftas siswa belajar di Twitter? Follow @onesmmat atau buka :
#Tugas19HSMPN3
#CuratCoret9HS3
#FotoS39H (Untuk kelas lainnya tinggal mengganti 9Hnya dengan 9A atau kelas lainnya)!

Friday, November 11, 2016

SeNdiMAT III : Pesta Ilmiahnya Guru Matematika

SeNdiMAT III: Pesta Ilmiahnya Guru Matematika
Oleh: Iwan Sumantri (Peserta Diklat PBB Two In one)

Mengusung tema "Peran Pendidikan Matematika dalam Pembudayaan Karakter dan Pencerdasan Generasi Indonesia untuk Mendukung Pencapaian Daya Saing ASEAN" , seminar nasional pendidkan matematika 11-12 November 2015 resmi dibuka oleh Prof.Dr.rer.nat Widodo,M.S selaku kepala P4TK Matematika. Kurang lebih 223 makalah akan di presentasikan dengan kelompok pembelajaran matematika SD,pembelajaran matematika SMP, pembelajaran matematika SMA, pengembangan guru, pengembangan media dan metode, serta umum.

Setelah dibuka kegiatan Sendimat III, dilanjutkan Sesi Pleno I : Standar Komptensi Guru Tingkat ASEAN: Konsep dan Strategi Pencapaiannya disampaikan oleh : Prof Dr..rer.nat.Widodo,Ms, Sesi Pleno 2 : The Development of Using ICT in Education and its  relation toward human resources quality in Australia oleh Associate Professor Allan L.White. The Trend of Employing Calculator in mathematics learning : Emirtus Associate Professor Barry Kissane.

Ketiga pembicara tersebut mendapat perhatian yang luar biasa dari peserta Sendimat yang hadir . Pak Prof Widodo dengan gaya guyonnya bisa menghipnotis para guru matematika, bagaimana tantantangan guru kedepannya.Guru itu harus pandai dengan cara belajar. Untuk bisa guru harus pandai dalam ICT untuk menghadapi  persaingan kedepannya.

Alan White: perkembangan menggunakan ICT dalam pendidikan dan dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia di Australia. Dalam paparanya beliau mengatakan :
 ICT sebagai setam, ICT sebagai seorang teman, ICT sebagai idola, ICT sebagai mitra, ICT sebagai pembebas.

Barry Kisaane : memaparkan bagaimana kalkulator Casio bisa menyelesaiak permasalahan-permasalahan m atematika di kelas yang tidak bisa diselesaikan secara manual.

Kegiatan pembukaan selesai dilanjutkan dengan sesi paralel. Tepat pukul 13.30 sesi paralel di mulai . Saya masuk ke kelas paralel I kelompok pengembangan Media dan Metode .....ternyata pemakalahnya adalah para pemenang dan peserta ONIP 2015.....benar-benar beruntung bisa mendapatkan ilmu dan pencerahan tentang penelitin dan pengembangan berbagai alat peraga.


Hari ke-2......ditunggu beritanya. Foto kegiatan bisa dilihat disini !

Sunday, November 6, 2016

Guru Matematika Dominasi Seminar PTK Tingkat Daerah

Dalam rangka upaya meningkatkan sinergi kerjasama antara Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak),Balitbang Kemdikbud dan Jarlit Daerah menyelenggarakan program pembinaan untuk Jarlit Daerah, guru, dan kepala sekolah dalam penelitian kebijakan dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah.

Pada tanggal 4 sd 5 November 2015 untuk Region I Temanggung dan Yogyakarta, Region II Bandar Lampung, 7-8 November 2015, dan Region III, Surabay 6-7 November 2015,  telah memasuki tahap seminar tingkat daerah. Sebanyak 60 peserta region I, 65 peserta Region II dan 44 peserta Region III, bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam Penelitian Tindakan Kecil yang dinilai dalam laporan dan penyajian terbaik. 4 peserta terbaik dari kegiatan seminar region akan dipilih untuk di undang di tingkat nasional.

Maksud dan tujuan seminar PTK adalah untuk bertukar informasi dan pengalaman hasil penelitian tindakan kelas disekolahnya dan memperoleh bahan masukan opsi kebiajakn pendidikan berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas. 

Hasil yang diharapkan dari penyelenggaran seminar regional hasi--hasil penelitian tindakan kelas yaitu untuk mendukung para pemangku kepentingan untuk:  1) menyusun buku buku prosiding"Hasil PTK Guru" yang sudah di laksanakan di kelas agar dapat di bukukan/didokumentasikan sebagai dokumen negara; 2) Menyeleksi hasil PTK untuk di usulkan mengikuti seminar nasional  hasil-hasil penelitian dan pengembagan; 3) menindaklanjuti hasil seleksi pemilihan calon peserta seminar Nasional dalam wujud penulisan KTI; 4) mempublikasikan brosur informasi singkat hasil PTK model WAPIK ; 5) menyusun usulan opsi merumuskan kebijakan berbasis PTK sesuai dengan masalah dan kebutuhan di tingkat satuan pendidikan.

Saturday, October 22, 2016

Belajar Banyak dari Workshop Perlombaan Karya INOBEL Guru SMP Angkatan II

Belajar Banyak dari Workshop Perlombaan Karya INOBEL Guru SMP Angkatan II
Oleh: Iwan Sumantri

Hotel Allium Batam, 17 sd 21 Oktober 2016 perhelatan Workhop perlombaan karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) guru SMP Angkatan II tahun 2016. Dalam upaya melakukan pembinaan dan peningkatan kompetensi guru, Kemendikbud melalui Dit Pembinaan Guru Dikdas menyelenggarakan perlomban karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) bagi guru SD/SMP yang terbagi menjadi dua angkatan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya perlombaan karya inovasi pembelajaran bagi guru SMP tahun 2016 diawali dengan workshop. Peserta workshop terbagi menjadi dua angkatan, yang di dalamnya adalah para guru SD dan SMP yang mengirimkan karyanya dan terpilih dari kurang lebih 1200 naskah Inobel. Peserta tiap angkatan terbagi 120 peserta SD dan 120 peserta guru SMP untuk angkatan 1, begitu juga angkatan II.

Monday, October 10, 2016

Daring Guru Pembelajar, Siapa Takut?

Daring Guru Pembelajar, Siapa Takut?
Oleh: Iwan Sumantri


Rabu, 12 Oktober 2016 adalah hari pertama Moda Kelas Daring Murni Tipe 2...salah satu pesertanya adalah saya.
Kegiatan tersebut jadi teringat akan kegiatan online yang diselenggarakan P4TK Matematika. Yang telah banyak memberikan pengalaman dan ilmunya dalam dunia online melalui DOL 15, DOL 45, DOL 2014, E-Training...mudah-mudahan Moda Daring yang akan datang tak akan jauh beda dengan kegiatan-kegiatan online seblumnya.
Guru pembelajar...itulah yang seharusnya kita lakukan untuk semua guru di negeri ini...Ingat Pesan Ki Hajar Dewantara dengan Sistem Amongnya ...Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani....jika ini kita lakukan se optimal mungkin...rasa-rasanya anak-anak di negeri ini akan jadi generasi emas yang bisa kita banggaka.

Belajar sepanjang hayat..inilah saatnya di program Guru Pembelajar...berharap guru tidak galau...Ayo kita jalani program ini dengan lapang dada, ikhlas....dengan satu mooto...rela berbagi ikhlas dalam memberi....so pasti akan banyak hikmah...cerita...rasa...suka...bahagia...dan hal lainnya yang akan membuka wawasan kita semua selalku guru di negeri ini ! 

Friday, October 7, 2016

Kebersamaan Guru Matematika Bersama Telkom Cerdaskan Anak Bangsa

Kebersamaan Guru Matematika Bersama Telkom Cerdaskan Anak Bangsa
Oleh: Iwan Sumantri

Berbicara Telkom tentunya tak akan lepas dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini.  Dewasa  ini kemajuan teknologi dengan era digitalnya semakin pesat dan melaju seperti kilat, susah untuk di ikuti, manakala kita diam dan tak peduli, termasuk dunia maya dunianya internet.Tahukah anda orang yang buta huruf di abad milinium sekarang ini?Orang yang buta huruf di jaman sekarang ini adalah orang yang tak bisa membaca dan menulis itu salah besar. Dijaman sekarang yang serba maju dan komplek ini, pengertian orang yang buta huruf telah bergeser maknanya, orang yang buta huruf adalah orang yang tak bisa berbahasa Inggris dan tidak bisa internetan.

Jadul dan kurang gaul rasanya jika di jaman digital dengan FB-an,Twitter-an, serta lainnya , seorang guru tidak mengenal internet (ICT/TIK yang di dalamnya ada Internet). Lihat anak dan siswa-siswa kita, berapa ratus bahkan ribuan anak sekolah sudah mahir dan trampil dalam menggunakan internet.Malahan diantara mereka sudah bisa menciptakan anti virus,membuat game sendiri,dan aneka kegiatan lainnnya di internet. Mereka lebih tahu dan piyawai serta lebih bisa, di bandingkan guru nya, ini realita di lapangan. Bandingkan prosentasi siswa dan guru yang bisa internetan. Disekolah saya saja, SMP Negeri 3 Cibadak, lebih banyak siswa dibanding guru yang bisa mengakses dan bergelut dengan internet. Tantangan besar kedepan bagi guru di era reformasi dan jaman syarat teknologi dan digital ini, khususnya saya, seorang guru Matematika, yang notabene bergelut dengan angka-angka setiap harinya.

Di era globalisasi millenium dan syarat infomasi sekarang ini, internet menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan. Internet memberikan banyak kemudahan-kemudahan dan manfaat untuk kita, selama kita memanfaatkannya dengan cerdas dan positif.  Kita bisa membaca dan melihat informasi,artikel, berita-berita update dengan mudah melalui internet, kita tinggal berkunjung ke google misalnya,  apa yang kita inginkan, semuanya tersedia. Apala lagi seorang guru profesional yang disyaratkan harus memilki pengetahuan yang lebih di banding dengan siswanya melalui ICT/Internet, pantaslah jika Telkom menyatakan #Indonesia Makin Digital saat ini.

Saya adalah salah seorang guru yang setiap harinya bertugas mengajar,mendidik, melatih para siswa untuk selalu belajar dan belajar agar kelak para siswa menjadi generasi emas di negeri ini tertantang dan selalu menyempatkan diri untuk berjalan-jalan di dunia maya dengan internet yang terpasang dirumah (produk dari Telkom bernama IndiHome on Fiber dengan telpon rumah (0266) 536842 dan HP dengan nomor 08129023275).

Wednesday, October 5, 2016

Membangun Pendidikan Indonesia Melalui Strategi Pembelajaran Flipped Classroom dengan "BEL ME LOG TWEET TEL"

Membangun Pendidikan Indonesia Melalui Strategi Pembelajaran Flipped Classroom dengan "BEL ME LOG TWEET TEL"
Oleh: Iwan Sumantri

Guru Harus Bisa Memanfaatkan TIK Untuk Pembelajaran
TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) kini sudah bukan "barang" langka di masyarakat. Sadar atau tidak, masyarakat diperkotaan maupun dipelosok desa telah banyak menggunakan perangkat TIK. Menurut data, di Indononesia sekitar 82 juta lebih orang menggunakan internet atau peringkat ke- 8 terbesar di dunia.

Fenomena kemajuan teknologi saat ini adalah hal biasa, ada sepasang manusia yang berasal dari dua tempat yang berbeda, bahkan bermil-mil jaraknya, tanpa bertemu muka sebelumnya, namun tiba-tiba bersatu dipelaminan, atau dua orang pelajar di dua negara yang berbeda yang terpaut jarak ribuan kilometer, tak pernah bertemu muka, namun bisa saling berdikusi dan tukar informasi banyak tentang banyak hal dengan sangat mudah dan biaya yang relatif murah.

Semua itu bisa karena pemanfaatan TIK. Semua yang awalnya tak mungkin, di era internet menjadi mungkin dan nyata terjadi. Namun demikian setiap kemajuan teknologi yang positif selalu saja diiringi dampak negatif, seperti halnya menanam padi di sawah, akan selalu muncul rumput dan tanaman lainnya yang sebelumnya tidak kita tanam yang akan mengganngu pertumbuhan padi tersebut. Itulah analogi teknologi sekarang ini. Ini rupanya sudah menjadi hukum alam. Seiring banyaknya manaat TIK, penyalahgunaan pun kian marak dengan berbagai macam modus yang sangat memprihatinkan.

Kondisi ini tentunya harus jadi perhatian kita, apalagi di dunia pendidikan, di sisi lain pendidikan TIK di masyarakat masih jauh dari memadai, ditambah lagi di kurikulum sekolah/kurikulum pendidikan sejak tahun 2013 mata pelajaran TIK dari mulai tingkat SD,SMP/MTS, dan SMA/SMK di tiadakan.

PBM Matematika Iwan Sumantri salah satu blog pribadi yang saya miliki berupaya untuk tidak tinggal diam memanfaatkan kemajuan teknologi sekarang ini.

Derasnya arus popularitas blog dan jejaring sosial seperti facebook, twitter,path, WhatsApp,youtube,telegram dan lainnya sekarang ini, saya manfaatkan untuk media pembelajaran di kelas dan luar kelas, dengan harapan bisa mengurangi dampak negatif para siswa dalam menjelajah dunia maya/internet.  

Saya adalah seorang guru matematika di salah satu SMP Negeri di kabupaten Sukabumi. Dalam pembelajaran matematika,sebagian guru (termasuk saya di dalamnya), masih menerapkan metode konvensional. Proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas cenderung bertumpu pada aktivitas guru. Guru berperan aktif sedangkan siswa hanya menerima pengetahuan yang disampaikan guru. Dalam hal ini proses pembelajaran matematika masih belum dapat melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan belajar matematika akan lebih efektif apabila dalam proses pembelajaran matematika, siswa dapat ditempatkan sebagai subjek pembelajaran dan guru sebagai pengelola proses pembelajaran. Pada tahun pembelajaran 2014/2015 sd sekarang mengajar Matematika di kelas IX. 

 
SMPN 3 Cibadak Kab. Sukabumi (Foto Dok.Pribadi)
Berdasarkan observasi awal di kelas IX SMP Negeri 3 Cibadak,  menunjukkan bahwa pembelajaranmatematika, guru masih menerapkan model pembelajaran yang konvensional. Proses pembelajarannya cenderung monoton, di mulai dari guru menjelaskan materi, memberikan contoh soal dan menerangkan penyelesaian dari soal tersebut, dan diakhiri dengan guru memberikan latihan soal atau pekerjaan rumah (PR). Dari sini dapat diketahui bahwa peran guru masih dominan, guru menjadi pusat ilmu dan informasi sedangkan siswa menjadi pembelajar yang pasif.

Tuesday, September 27, 2016

PBM Matematika Iwan Sumantri Di Muat di HU Pikiran Rakyat

PBM Matematika Iwan Sumantri Di Muat di HU Pikiran Rakyat
Oleh: Iwan Sumantri

Ketika di LKG Tingkat Nasional 2015
Kamis,27 September 2016 Harian Umum Pikiran Rakyat sebuah koran warganya Jawa Barat memuat PBM Matematika Iwan Sumantri untuk kesekian kalinya. Rasa senang dan bangga tentunya wajar dirasakan oleh sang Guru Iwan Sumatri. 

Dengan bermodalkan Pembelajaran yang selalu inovatif seperti Strategi Pembelajaran Flipped Classroom dengan "BEL ME LOG TWEET TEL" (Belajar Melalui Blog dan Twitter serta Telegram), memanfaatkan media Quipperschool, Soal Online dan dunia medsos lainnya (seperti Edmondo,Soal Online) mengantarkan PBM Matematika Iwan Sumantri di Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional tahun 2015, menjadi juara 1 PTK Inovatif tahun 2016 tentunya menjadi kebanggan dan prestasi tersendiri buat sang guru.

Itulah buah dari memanfaatkan teknologi di abad 21. Guru harus Melek akan Teknologi (ICT), akan terasa nanti jika para guru tidak mengikuti kemajuan teknologi (ICT).

Belajar BRSL dengan Buah JERUK

Belajar BRSL dengan Buah JERUK
Oleh: Iwan Sumantri

Belajar Matematika itu bisa menyenangkan, menarik dan menantang. Buktinya, Kamis 27 September 2016, pembelajaran Matematika Iwan Sumantri mencoba membuat kreasi dan mengembangkan pembelajaran Matematika dengan materi  pokok Bangun Ruang Sisi Lengkung untuk mencari Luas Bola dengan bantun media/alat sebuah Jeruk....ya....buah JERUK yang biasa kita konsumsi setiap hari.

Dengan persiapan dan penyediaan alat serta bahan yang diperlukan seperti lem,gunting,kertas gambar,jangka,alat tulis dan tentunya Lembar Kerja Siswa (LKS) yang telah disiapkan sebelumnya....kegiatan dimulai dengan apersepsi dan syarat pengetahuan bahwa para siswa telah mengetahui mencari Luas Lingkaran sebelumnya....semua petunjuk dan cara kerja telah tertuang di LKS.

Ternyata respon siswa positip menanggapinya....dengan kelompok masing-masing siswa berkreasi...teliti...berpikir...disiplin akan waktu...dan tentunya mencari pengalaman langsung dengan membuktikan bahwa Luas Bola = 4 x Luas lingkaran yang pada akhirnya siswa menemukan sendiri bahwa Luas Bola selalu = 4 x Luas Lingkaran.

LKS yang telah di buatkan Sang Guru
Ternyata dengan pembelajaran seperti ini...daya ingat dan pengalaman siswa akan terbangun bahwa Luas Bola (buah Jeruk) = 4 x lingkaran, dan mudah-mudahan ini jadi pengalaman yang tak akan terlupakan selama mereka belajar matematika.

Awal pembelajaran saat mereka praktek tentunya ada kendala dan hambatan, manakala merekan belum paham apa yang akan mereka lalukan. Dengan bantuan dan arahan dari Sang Guru, mereka akhirnya memahami dan bisa mengerjakan sesuai dengan apa yang sudah dipandu dan difasilitasi oleh sang Guru.

Hasil mereka dari berdiskusi dan belajar bersama terekam dalam foto-foto dibawah ini. Semoga aktifitas pembelajaran Matematika dengan buah JERUK ini bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi Pembelajaran Matematika....Membangun mindset siswa bahwa Matematika itu menarik...tidak Sulit dan tidak Menakutkan !!


Thursday, September 22, 2016

Sekolah Sehat dan Kelas Olahraga, Untuk Jantung Sehat


Sekolah Sehat dan Kelas Olahraga, Untuk Jantung Sehat
Oleh : Iwan Sumantri

Salah satu sekolah menengah di Kabupaten Sukabumi adalah SMP Negeri 3 Cibadak, dimana sekolah ini tempat saya mengajar,mendidik dan melatih para siswa. SMP Negeri 3 Cibadak, selain menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN), Sekolah Berbudaya Lingkungan juga merupakan Sekolah Sehat dan Sekolah Kelas Olahraga Nasional.

Guna menyamakan persepsi tentang Sekolah Sehat dan Sekolah Kelas Olahraga , Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Pedoman Gerakan Sekolah Sehat dan Sekolah Kelas Olahraga yang di dalamnya berisi  Standar Sekolah Sehat dan Kelas Olahraga.


Sehat adalah keadaan badan dan jiwa yang baik. Artinya, sesuatu dikatakan sehat jika secara lahiriah, batiniah, dan sosial berjalan secara normal dan baik, sehingga memung­kinkan sesuatu dapat produktif, baik secara sosial maupun ekonomis.  Jika hal ini dikaitkan dengan lem­baga pendidikan, maka sekolah sehat dapat dimaknai seba­gai lembaga pendidikan yang memiliki unsur-unsur yang baik (normal) secara lahiriah (jasmani) dan batiniah (rohani).

Wednesday, September 21, 2016

Selfie dan Celoteh Siswa di Pembelajaran BEL ME LOG TWEET Ala ONE SM

Selfie dan Celoteh Siswa di Pembelajaran BEL ME LOG TWEET Ala ONE SM
Oleh : Iwan Sumantri (Guru Matematika SMPN 3 Cibadak)

Pembelajaran matematika kelas IX di SMP Negeri 3 Cibadak telah memasuki bulan ke -2 sejak KBM dilaksanakan. Tak seperti pada tahun pelajaran sebelumnya, tahun pelajaran 2015/2016 proses pembelajaran matematika kali ini mencoba dengan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom dengan BEL ME LOG TWEET (Belajar Melalui Blog dan Twitter).

Secara singkat, “Flipped Classroom” adalah konsep yang berprinsip untuk menukarkan kegiatan-kegiatan yang biasa dilaksanakan di kelas seperti penjelasan-penjelasan guru  melalui presentasi di kelas, dengan kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di luar kelas seperti mengerjakan pekerjaan rumah (pe-er). Dalam penerapannya, guru dapat merekam atau meng-konversi materi-materi yang biasa dijelaskan di depan kelas menjadi materi berbentuk digital (dokumen PDF, video, audio/podcast) sehingga dapat ditempatkan secara online untuk diakses pembelajarnya atau dikemas dalam CD-Rom/DVD-Rom untuk dipelajari pembelajarnya. Siswa akan diminta untuk mempelajari materi-materi tersebut sebelum pembelajaran dikelas dimulai sehingga pada saat berada di dalam kelas, para siswa akan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran aktif (contohnya diskusi, simulasi, atau pengerjaan soal-soal latihan) dan guru akan menjadi fasilitator untuk melancarkan kegiatan pembelajaran di dalam kelas tersebut. Dengan pengaturan ini, diharapkan agar materi yang diajarkan dapat diserap dengan lebih baik oleh siswa.


Berikut beberapa aktifitas siswa yang bisa terekam melaui akun twitter @onesmmat yang di berikan kepada siswa dan memfollownya :

1) Selfi Siswa Kelas 9A bisa dilihat disini
2) Selfi Siswa Kelas 9B bisa dilihat disini
3) Selfi Siswa Kelas 9C bisa dilihat disini
4) Selfi Siswa Kelas 9D bisa dilihat disini
5) Selfi Siswa Kelas 9G bisa dilihat disini
6) Selfi Siswa Kelas 9H bisa dilihat disini

Celoteh dan curat coret para siswa tentang bagaimana belajar dengan BEL ME LOG TWEET bisa di simak :

1) Celoteh Siswa Kelas 9A bisa disimak disini
2) Celoteh Siswa Kelas 9B bisa disimak disini
3) Celoteh Siswa Kelas 9C bisa disimak disini
4) Celoteh Siswa Kelas 9D bisa disimak disini
5) Celoteh Siswa Kelas 9G bisa disimak disini
6) Celoteh Siswa Kelas 9H bisa disimak disini

Video Hasil Kreatif Siswa saat melaporkan pembelajaran BEL ME LOG TWEET berikut ini :



Itulah proses pembelajaran yang mudah-mudahan sesuai dengan era abad 21 yang serba kreatif, inovatif dan mengikuti jaman !

Monday, September 12, 2016

Proses Pembelajaran Abad 21 dengan "BEL ME LOG TWEET"

Proses Pembelajaran Abad 21 dengan "BEL ME LOG TWEET"
Oleh : Iwan Sumantri (Guru Matematika SMPN 3 Cibadak)


Tantangan Pendidikan Era  21 menurut rektor UPI yang merangkap sebagai Ketua Majelis Eksekutif Asosiasi LPTK Indonesia Bapak Sunarto Kartadinata adalah (1) Komunitas manusia menjadi satu; (2) Keterpaduan hidup,belajar dan bekerja; (3) Keunggulan Individualistik dan Partisipatoris; (4) Belajar Sepanjang dan sejagat Hayat; (5) Individu Warga masyarakat masa depan :-mengahrgai keragaman,- karakter dan ketaqwaan,- kecakapan hidup,- penguasaan ilmu dan teknologi; (6) Pendidikan Bermutu dan Pendidikan Guru. 

Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan Negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk itu setiap waraga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, ras, etnis, agama, dan gender. Pemerataan dan mutu pendidikan akan membuat warga negara memiliki keterampilan hidup (life skill) sehingga memiliki kemampuan mengenal dan mengatasi masalah diri dan lingkungannya, mendorong tegaknya masyarakat madani dan modern yang dijiwai nilai-nilai Pancasila.

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Bab. I Pasal 1 ayat (1) menjelaskan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Potensi diri yang dikembangkan diharapkan dapat menjawab setiap permasalahan dan tantangan pada zamannya. Atas dasar tersebut diatas, saya mencoba melaksanakan proses pembelajaran di era 21  ini dimana sarana teknologi yag sudah memadai dan begitu maju serta serta digital yaitu dengan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom dengan "BEL ME Log Tweet" (Belajar Melalui Blog dan Twitter) pada proses pembelajaran matematika.

Bagaimana penerapannya?
1) Siswa belajar di rumah dengan video-video pembelajaran yang sebelumnya di siapkan oleh guru

2) Video-video tersebut bisa di download di Blog Pribadi Guru ( PBM Matematika Iwan Sumantri / http://iwansmtri.blogspot.co.id/2015/07/video-pembelajaran-ala-one-sm.html) atau di youtube dengan url https://www.youtube.com/user/iwansmtri 

3) Siswa belajar di rumah dengan video-video tersebut sesuai dengan materi yang akan di pelajari di kelas
(Flipped Classroom)

4) Guru dan siswa melaksanakan proses pembelajaran di kelas sessuai RPP dan skenario pembelajaran yang sudah disiapkan oleh guru.

5) Tugas dan Pekerjaan rumah para siswa di kirimkan ke akun Twitter @onesmmat dengan hastag

  • #Tugas19ASMPN3 
  • #Tugas19BSMPN3 
  • #Tugas19CSMPN3 
  • #Tugas19DSMPN3 
  • #Tugas19GSMPN3 
  • #Tugas19HSMPN3 
dan seterusnya sesuai dengan tugas tinggal mengganti 1 dengan 2, untuk bisa melihatnya harus memiliki akun twitter.


Berikut aktifitas siswa dalam proses pembelajaran Flipped Classroom dengan "Bel Me Log Tweet" tersebut :
1) Video Pembelajaran ada disini
2) Kumpulan Tugas siswa ada disini : (untuk bisa melihatnya harus memiliki akun twitter)
3) Aktifitas siswa belajar di rumah bisa di lihat disini :
4) Kesan pesan para siswa selama proses pembelajaran bisa di lihat disini:
Demikian sekilas tentang proses pembelajaran sederhana yang memanfaatkan teknologi ICT di era 21 saat ini, semoga bermanfaat dan menginspirasi !

Fitur-Fitur Pada Moda Daring Guru Pembelajar

Fitur-Fitur Pada Moda Daring Guru Pembelajar
Oleh: Iwan Sumantri

Bapak/Ibu guru berikut saya mencoba berbagi sesuatu / fitur-fitur yang ada pada moda daring yang di dapat dari infokemendikbud.com. Mudah-mudahan bermanfaat, selamat belajar dan menyimak !

LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring merupakan sistem yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran bagi peserta guru pembelajar moda daring (dalam jaringan). Dalam LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring terdapat beberapa ikon fitur yang harus diketahui oleh peserta pelatihan Guru Pembelajar Moda Daring.
Fitur LMS Guru Pembelajar yang Harus Diketahui Peserta Guru Pembelajar Moda Daring
Berikut adalah fitur beserta ikon yang terdapat dalam LMS (Learning Manajemen Sistem) guru pembelajar moda daring :

1. Lesson
Lesson merupakan suatu fasilitas yang digunakan untuk menyampaikan konten dan atau variasi kegiatan pembelajaran pada Guru Pembelajar Moda Daring. Lesson pada kegiatan Guru Pembelajar Moda Daring ini diberi nama “Kegiatan” dilanjutkan dengan nomor dari sesi dan urutan Kegiatannya (contoh: “Kegiatan 1.2” Artinya Sesi 1 Lesson ke-2 ).
Dalam Lesson berisi tentang materi pembelajaran yang terdiri dari teks dan gambar. Lesson juga bisa berisi quiz atau pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta pada topik pembelajaran tertentu. 

Thursday, September 8, 2016

Video Pembelajaran Flipped Classrom Ala One SM

Video Pembelajaran Flipped Classrom Ala One SM
Oleh: Iwan Sumantri

Flipped Classroom adalah model pembelajaran yang “membalik” metode tradisional, di mana biasanya materi diberikan di kelas dan siswa mengerjakan tugas di rumah. Konsep Flipped Classroom  mencakup active learning, keterlibatan siswa, dan podcasting. Dalam flipped classroom, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran yang harus ditonton siswa di rumah masing-masing. Sebaliknya, sesi belajar di kelas digunakan untuk diskusi kelompok dan mengerjakan tugas. Di sini, guru berperan sebagai pembina atau pemberi saran Dengan bermodalkan sebuah blog pribadi ( PBM Matematika Iwan Sumantri  http://iwansmtri.blogspot.com atau http://iwansmtri.blogspot.co.id dan web mobile http://iwansumantri.xtgem.com) , metode pembelajaran di kelas dengan menerapkan  model pembelajaran Flipped Clasroom (pembelajaran terbalik) dengan memanfaatkan blog dan web mobile tersebut (Bel Me Log Tweet/ Belajar Melalui Blog dan Twitter).

Berikut sebuah dokumentasi video pembelajaran penerapan model Flipped Classroom dengan "Bel Me Log Tweet" Ala One SM.
Semoga bermanfaat :

Friday, August 26, 2016

Sambutan Mendikbud Tentang Guru Pembelajar

Sambutan Mendikbud Tentang Guru Pembelajar 
Oleh: Iwan Sumantri

Mendekati bulan Oktober 2016 rasa-rasanya pas kalau saya berbagi sesuatu tentang guru pembelajar. Sama halnya dengan siswa, kita pun para guru harus mempersiapkan diri untuk menghadapi sesuatu yang akan menjadi salah satu tolak ukur, pantaskah kita jadi guru ( UKG 2016).
 
Bukan siswa saja harus belajar, guru juga di tuntut untuk jadi pembelajar. Berikut saya mencoba berbagi bagaimana cara melihat hasil UKG 2015 sebagai raportnya guru dan Sambutan Pak Menteri Tentang Guru Pembelajar.

Cara Registrasi Akun Guru Pembelajar.

1. Ketik : https://sim.gurupembelajar.id
2. Pilih registrasi akun
3. Ketik : Nomor peserta UKG - ketik tgl lahir dengan  format : 00 Bulan 19.. (klik tab tanggal yg disediakan)
4. Centang saya bukan robot, pilih gambar sesuai perintah
5. Klik register
6. Anda akan memperoleh file dengan nama : akun-no UKG
7. Klik kembali ke login
8. Buka file pdf yang sudah dikirim
9. Ketik user name yg ada di file pdf, pada kotak yang ada tulisan email
10. Ketik kata sandi/password nya
11. Pilih login !


Thursday, August 25, 2016

Cara Melihat Hasil UKG 2015

Cara Melihat Hasil UKG 2015
Oleh : Iwan Sumantri

Bukan siswa saja harus belajar, guru juga di tuntut untuk jadi pembelajar. Berikut saya mencoba berbagi bagaimana cara melihat hasil UKG 2015 sebagai raportnya guru.

Cara Registrasi Akun Guru Pembelajar.
1. Ketik : https://sim.gurupembelajar.id
2. Pilih registrasi akun
3. Ketik : Nomor peserta UKG - ketik tgl lahir dengan  format : 00 Bulan 19.. (klik tab tanggal yg disediakan)
4. Centang saya bukan robot, pilih gambar sesuai perintah
5. Klik register
6. Anda akan memperoleh file dengan nama : akun-no UKG
7. Klik kembali ke login
8. Buka file pdf yang sudah dikirim
9. Ketik user name yg ada di file pdf, pada kotak yang ada tulisan email
10. Ketik kata sandi/password nya
11. Pilih login !


Video Sambitan Menteri ada Disini !







 


SEMOGA BERHASILKalau sudah berhasil login anda bisa tahu modul mana yang harus dipelajari !
Jangan lupa selalu belajar agar kita jadi Guru Pembelajar !

Thursday, August 18, 2016

"S-TIMASI" Gerakan Literasi Sekolah S3 Cita Idola

"S-TIMASI" Gerakan Literasi Sekolah S3 Cita Idola
Oleh: Iwan Sumantri


Memasuki tahun pelajaran 2016/2017 selain pemberlakuan kuirikulum 13 untuk kelas VII di S3 Cita idola (SMP Negeri 3 Cibadak) kabupaten Sukabumi juga mencanangkan Gerakan Literasi Sekolah yang diberi nama "S-TIMASI"...Smpn- Tilu MAca LiteraSI.

Apa itu Garakan Literasi Sekolah?

Gerakan Literasi Sekolah merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan semua elemen sekolah (siswa,guru,kepala sekolah,tenaga pendidik/TU,pengawas sekolah, komite sekolah, orangtua/wali siswa) akademis,penerbit,media massa,masyarakat dan stikholder yang peduli akan pendidikan yang dapat mempresentasikan keteladanan, serta semua elemen dibawah koordinasi Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.

Wednesday, August 17, 2016

HUT Pramuka ke 55 di Kwarran Cibadak Tahun 2016

HUT Pramuka ke 55 di Kwaran Cibadak Tahun 2016
Oleh : Iwan Sumantri

Setiap tanggal 14 Agustus, jadi ingat kembali 22 tahun yang lalu, saat pertama kali saya mengucap janji hidup bersama sang isteri untuk menjalin keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Dua putra sudah kami miliki dengan nama yang berbau pramuka. Anak pertama kami berinama Krani Pratiwi dan si bungsu Hammam Pratama Putra. 

Tapi bukan keluarga yang akan saya sampaikan pada tulisan ini.....tapi sekitar kegiatan HUT Pramuka ke-55 di Kwaran Cibadak Tahun 2016...
Hampir 85 pangkalan, mulai dari penggalang SD/MI, SMP/MTs dan penegak SMA/MA/SMK hadir dalam perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Meriah dan mempuni jika dilihat dari kuantitas peserta perkemahan...dan ini mungkin peserta perkemahan terbanyak di kwarran  Cibadak sejaak era reofrmasi.

Mengambil tema : Revitalisasi Gerakan Pramuka di Kwaran Cibadak kegiatan di buka secara resmi oleh Mabiran Kecamatan Cibadak disertai dengan pelantikan 5 Pandega untuk kwaran Cibadak.
Agenda perkemahan selain upacara, tekpram dan pawai obor, diisi juga dengan lomba gapura antar pangkalan dan lomba K3.

Monday, July 18, 2016

Video Pembelajaran Ala One SM

Video Pembelajaran Ala One SM
Oleh: Iwan Sumantri (Guru Matematika SMPN 3 Cibadak)

Memasuki tahun pelajaran baru 2016/2017, PBM Iwan Sumantri mencoba dalam kegiatan belajar mengajarnya dengan menggunakan model dan strategi pembelajaran FLIPPED CLASROOM, yaitu pembelajaran terbalik. Siswa terlebih dahulu belajar di rumah sebelum beraktifitas PBM di kelasnya, yaitu dengan belajar melalui video-video pembelajaran yang sudah disiapkan oleh gurunya.

Selain memanfaatkan sarana prasarana yang ada disekolah, juga mencoba berinovatif dengan memanfaatkan blog dan media video untuk proses pembelajaran, dengan harapan siswa waktu belajrnya bisa bertambah di rumah dan siswa lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan media internet untuk kegiatan belajarnya, karena belajar itu tidak harus di dalam kelas, dimana dan kapanpun belajar bisa dilaksakan.

Berikut beberapa video yang bisa dimanfaatkan oleh para siswa untuk bahan belajar di rumah.

1. Materi Kesebangunan dan Kekongruenan Untuk Siswa SMP Kelas 9 semester 1 :
    a. Video Pembelajaran Kesebangunan bagian 1



    b. Video Pembelajaran Kesebangunan bagian 2


   c. Video Pembelajaran Kesebangunan dan Kekongruenan



d. Buku Paket (BSE) Yang digunakan : 

2. Materi Bangun Ruang Sisi Lengkun (BRSL) Untuk Siswa SMP Kelas 9 semester 1:

a) Video Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Lengkung Bag 1:


b) Video Pembelajaran Tugas Tugu


 
 c) Video Pembelajaran Mencari Luas Bola dengan Buah Jeruk



d) Buku Matematika K-13 Untuk Siswa Kelas 8 Edisi Revisi


e) Video Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Lengkung Bagian 2 :


f) Video Pembelajaran Luas Permukaan Tabung :





g) Video Pembelajaran Selimut Kerucut:



Silahkan di download !
Bahan belajar dan materi pembelajaran juga  ada disini
 
Sedikit Celotehan Siswa Setelah belajar dengan Video....
 

Wednesday, June 22, 2016

SPD (Selalu Pergi Diklat) Karena “DEKAT” dengan Orang DINAS

SPD (Selalu Pergi Diklat) Karena “DEKAT” dengan Orang  DINAS
Oleh: Iwan Sumantri

Bersama Pak Kadis Provinsi Jabar 
Yang Terhormat Pak Menteri

Teriring salam dan sejahtera saya buat Pak Menteri, semoga Bapak selalu sehat  dalam menjalankan tugas amanah bangsa.

Berikut ini saya mencoba  mengulas dan menyampaikan sesuatu yang saya rasakan untuk bahan masukan di dunia pendidikan tentang keberadaan Diklat/Pelatihan bagi Guru .

Saya dan tentunya guru-guru dinegeri ini berharap mendapat pelatihan diklat yang bisa  meningkatkan kompetensi kami dilapangan. Tapi asa dan harapan itu hanya sebatas pengharapan saja….Diklat dan pelatihan biasanya hanya bagi mereka (para guru) yang dekat dan kenal dengan orang-orang penting di DINAS Pendidikan, bukan karena kompetensi yang dimiliki guru tersebut untuk ikut diklat (asal tunjuk dan kirim).  Tak sedikit dan sudah umum ada guru yang spesialis diklat tiap bulannya karena kedekatan mendapat tugas dari DINAS Pendidikannya…gurunya itu-itu saja !

Makanya muncul kesenjangan antara guru yang selalu diklat/pelatihan dengan yang tidak pernah sama sekali. Saya jadi prihatin. Padahal kesempatan itu sebaiknya sama terlepas dari mampu dan tidaknya guru melaksanakan diklat/pelatihan. Hal inilah yang mungkin berimbas pada hasil UKG yang kurang memuaskan dan untuk para PNS bertumpuknya guru di golongan IVa karena pengembangan dirinya kurang (bahkan tidak ada sama sekali).

Tak sedikit hasil pelatihan/diklat tak berimbas pada guru-guru lain di lapangan,
Dari fenomena tersebut, saya berharap dan usul bisa disikapi oleh Pak Menteri beserta jajarannya.
Terimakasih.


Monday, June 20, 2016

Surat Buat Pak Menteri !

Refleksi Seorang Guru Di Daerah !
oleh : Iwan Sumantri

Yth. Pak Menteri
Saya adalah seorang guru yang mengajar,mendidik dan melatih para siswa sejak tahun 1988 disekolah swasta Tamansiswa sampai dengan 2015. Alhamdulilah sekarang saya mengajar di sekolah Negeri sejak diangkat jadi PNS tahun 2005.

Mengamati,merasakan dan mengalami fenomena pendidikan akhir-akhir ini saya merasa prihatin dan ikut bertanggungjawab, ada apa dengan pendidikan kita. Para guru selalu jadi sasaran dan bahan gunjingan di masyarakat ketika ada anak didik kita merokok, tawuran, kriminal, pembunuhan,pelecehan seksual dan hal lainnya….semua yang jadi masalah selalu di lontarkan pada guru. Apa apa dengan pendidkan kita sekarang ini?

Mungkinkah karena ada kesalahan dalam pemberian gaji PNS? Tanggal 1 tiap bulannya para PNS sudah mendapatkan gajih. Padahal kewajiban PNS untuk melaksanakan tugasnya belum sepenuhnya dilaksanakan. Mungkinkah gaji PNS ini bisa tidak jadi “barokah” yang dampaknya pada tugas guru mengajar,mendidik dan melatihnya tidak sepenuh hati? Atau pendidikan kita terlalu menganut paham luar negeri yang dirasakan lebih “Wah” mulai dari strategi,metode,model pembelajaran,teknik,dan lainnya yang diperlukan dalam proses belajar mengajar. Atau kita punya “dosa” yang meremehkan dan meyepelekan ajaran-ajaran pendahulu kita, salah satunya seperti ajaran Ki Hajar Dewantara dengan “sistem Among”nya (Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani) yang sudah dilupakan oleh para guru saat ini. Atau ada hal lain…dimana pendidikan sudah mulai dimasukkan unsur “ Bisnis” untung dan rugi di dalamnya….atau ada “orang-orang” yang didalamnya tak sepenuh hati untuk mendidik,mengajar dan melatih anak-anak kita di negeri ini.

Pak menteri itulah “Refleksi diri saya sekarang ini” semoga ada solusi kedepannya, yang pada akhirnya anak-anak kita jadi generasi emas di negeri ini !

Sunday, May 29, 2016

#BahagiadiRumah Ala Guru Matematika

#BahagiadiRumah Ala Guru Matematika
Oleh: Iwan Sumantri

Berbicara bahagia tentunya relatif untuk mendefinisikannya. Karena ukuran bahagia untuk tiap orang akan berbeda-beda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan). Pengertian ini tentunya bisa dijadikan indikator bagi seseorang yang bahagia.

Berikut saya akan mencoba berbagi #BahagiadiRumah dalam ajang Blog Competition #BahagiadiRumah NOVAVERSARY (Ulang Tahun NOVA ke 28 tahun ).  28 Tahun keberadaan NOVA bukanlah rentang waktu yang singkat, seperti halnya keberadaan keluarga kami yang sudah 22 tahun terbina dalam bahtera keluarga dengan seorang isteri dan dua anak. 

Selayang Pandang Kehidupan Sebelum Berkeluarga

Saya terlahir dari keluarga  yang kurang harmonis, 49 tahun yang lalu. Kedua orang tua saya  sudah berpisah  sejak saya usia 2 tahun. Sejak usia itulah saya di rawat dan menjalani hidup dengan kakek dan uwa perempuan sampai  dengan sekarang. Di Usia 17 tahunlah saya baru mengetahui dengan dekat sosok seorang ibu kandung. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari perjalanan hidup tanpa orang tua kandung.
Pelajaran yang berharga dalam hidup tanpa sosok seorang perempuan yang telah melahirkan kita.Ya…seorang ibu yang kasih sayangnya setulus hati, tanpa mengenal lelah, dan selalu mendekap kita di kala kita haus dan lapar. Itu semuanya tak dapat saya rakasan. Yang ada hanyalah kasih sayang orang tua angkat yang secara kemanusian rasa kasih sayangnya berbeda dengan orang tua kandung sendiri.

Saya masuk SD pada tahun 1976 . SD yang saya masuki adalah SD swasta yang ada disekitar Cibadak yang sering di sebut Taman Muda yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Tamansiswa. Dari SD tersebut saya melanjutkan ke tingkat SMP nya yaitu Taman Dewasa. Selama 9 tahun saya belajar ke Tamansiswaan Sejak duduk dari SD itulah mulai tumbuh keinginan dan cita-cita untuk menjadi guru. Setelah lulus dari SMP, keinginan saya adalah bisa masuk di SMA. Sayang orang tua angkatku tak mengijinkan untuk sekolah di SMA, terlalu banyak mengeluarkan biaya dan tak bisa langsung kerja, itulah alasannya.

Tak menyurutkan semangatku untuk bisa sekolah, saya masuk Sekolah Teknik di kota Sukabumi. Salah satu sekolah teknik negeri yang favorit sampai sekarang. Saya masuk jurusan listrik. Alhamdulilah selama 3 tahun berturut-turut saya mendapatkan beasiswa Supersemar, lumayan bisa membantu orang tua angkat untuk membiayai sekolah sehari-hari.
Masa Muda Mencari Kebahagiaan (Foto Dok.Pribadi)