Wednesday, January 27, 2016

Guru Menggunakan Laser Toner Blueprint Hitam,Hemat & Handal, Kenapa Tidak?

Guru Menggunakan Laser Toner Blueprint Hitam,Hemat & Handal, Kenapa Tidak?
Oleh: Iwan Sumantri

Berbicara tentang guru tentunya bukan hanya sekedar bertugas mengajar, mendidik, melatih, mengevaluasi dan memberi nilai peserta didiknya, tentunya lebih dari itu. Apalagi di jaman dan era yang serba di gital guru di tuntut untuk lebih profesional,

Dijaman berkembangnya teknologi sekarang ini, guru selain memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik,kepribadian,sosial dan profesional yang menghuni, tentunya harus bisa mengikuti perkembangan jaman. Salah satu hal yang harus di ketahui guru salah satunya adalah hal yang berhubungan dengan dunia tulis menulis dengan menggunakan perangkat teknologi. 

Aktifitas guru di abad ke 21 dalam keseharian tentunya tidak akan lepas dari dunia nge-print yang didalamnya harus ada : kertas, printer, tinta, kertas foto, tonercartridge dan hal lainnya yang berhubungan dengan administrasi guru.

Setelah Pasca UKG (Uji Komptensi Guru) tentunya hal tersebut diatas akan menjadi sesuatu yang perlu di ketahui oleh guru, manakala guru membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI),membuat modul,diktat,perangkat KBM, administrasi guru, soal dan lainnya yang biasa di kerjakan guru, harus di dukung oleh kualitas hasil dari printoutnya.

Berikut saya mencoba berbagi khususnya buat para guru di negeri ini (umumnya bagi mereka yang beraktifitas sehari-harinya di dunia administrasi tulis menulis, seperti karyawan kantoran, tata usaha,para blogger,wartawan atau dunia lainnya yang berhubungan dengan teknologi tulis menulis), tentang produk Blueprint yang salah satunya adalah Laser Toner Blueprint Hitam, Hemat & Handal dan juga merupakan Toner Printer Yang Bagus.

Wednesday, January 13, 2016

Pembelajaran Hidup dari Film I AM HOPE : "Jangan Pernah Takut Gagal, Karena Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Harapan"

Pembelajaran Hidup dari Film I AM HOPE : "Jangan Pernah Takut Gagal, Karena Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Harapan"

Oleh: Iwan Sumantri

Siapa sih yang tak kenal Film di era sekarang ini, era yang serba digital dan maju dengan teknologi.  Film adalah gambar hidup yang juga sering disebut movie. Film secara kolektif sering disebut sinema yang bersumber dari kata kinematik atau gerak. 

Film merupakan karya seni berupa rangkaian gambar hidup yang diputar sehingga menghasilkan sebuah ilusi gambar bergerak yang disajikan sebagai bentuk hiburan. Ilusi dari rangkaian gambar tersebut menghasilkan gerakan kontinyu berupa video. Film merupakan bentuk seni modern dan populer yang dibuat untuk kepentingan bisnis dan hiburan. Pembuatan film kini sudah menjadi sebuah industri populer di negeri ini bahkan diseluruh dunia, dimana film film layar lebar selalu dinantikan kehadirannya di bioskop bioskop bahkan di layar televisi sekarang ini orang selalu berharap. 





Film dibuat dengan dua cara utama. Yang pertama melalui teknik pemotretan dan perekaman melalui kamera film. Cara ini dilakukan dengan dengan memotret gambar atau objek. Yang kedua menggunakan teknik animasi tradisional. Cara ini dilakukan melalui animasi grafis komputer atau teknik CGI. Keduanya juga bisa dikombinasikan dengan teknik dan visual efek lainnya. Pembuatan film biasanya memakan waktu yang relatif lama. Selain itu juga memerlukan job desk masing-masing, mulai dari sutradara, produser, editor, wardrobe, visual effect dan lain-lain.  

Seiring berkembangnya dunia perfilman, semakin banyak film yang diproduksi dengan corak yang berbeda-beda mulai dari alur cerita, teknik pengambilan gambar orientasi pembuatannya sampai dengan genre. 

Sunday, January 10, 2016

Bagaimana Belajar agar tidak mudah LUPA

Bagaimana Belajar agar tidak mudah LUPA
Oleh : Iwan Sumantri ( Sumber Active Learning)

Kesempatan belajar adalah kesempatan memahami. Ketika ada waktu yang digunakan untuk mengkonsolidasikan apa yang telah dipelajarinya, tentunya harus ada juga waktu untuk penyimpanan (retensi). Terkadang kita sibuk menyusun pikiran-pikiran, melakukan kerja keras dalam belajar tapi gagal dalam menyimpan hasil kerja keras kita. Semuanya berlalu. Hasil belajar dapat hilang. Maka dari itu , siswa harus diberi kesempatan menyimpan apa yang dipelajarinya.

Ada beberapa kategori yang membuat belajar tidak mudah LUPA:

Pengalaman belajar akan diingat ketika ada kesempatan merefleksikannya dan memberikan hasil akhir emosional . Ibarat hidangan, refleksi adalah " makanan pencuci mulut" sebagai tindakan penuh arti dari penutupan pembelajaran.

  • 1. REVIEW, bagian ini berkaitan dengan mengingat ulang, melatih ulang,menyimpan ulang, dan penyimpanan ulang .
  • 2. PENILAIAN DIRI, bagian ini berkaitan dengan evaluasi sampai sejauh mana keterukuran belajar yang telah dicapai.
  • 3. PERENCANAAN, bagian ini berkaitan dengan cara-cara mempertimbangkan apa yang akan dilakukan dengan cara mengkaji ulang apa yang telah dilakukan
  • 4. SENTIMEN AKHIR, bagian ini berkaitan dengan penyelarasan situasi dan kondisi dalam dinamika dan mekanisme pembelajaran

TRIKS dan TIPS Menghadapi UN 2016

TRIKS dan TIPS MENGHADAPI UN 2016
Oleh: Iwan Sumantri (SMPN 3 Cibadak)


Memasuki tahun 2016, setelah libur semesteran, bagi kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA/SMK tentunya akan menghadapi Ujian Akhir, yaitu Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN). Dua hal tersebut tentunya harus disiapkan oleh para siswa dengan matang, agar nanti bisa sukses di Ujian Akhirnya.  Berdasarkan pengalaman dan penelitian yang di lakukan oleh beberapa guru, berikut saya mencoba sedikit TRIKS dan TIPS menjelang UN nanti, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk anak-anakku :

1. Awal Masuk Kelas 9 semester 2:

  • Kumpulkan semua buku kelas 7,8 dan 9 dan disusun berdasarkan prioritas yaitu antara lain : Matematika,Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA dan pelajaran lainnya
  • Jika ada materi yang belum mengerti tandailah dan tanyakanlah pada gurunya
  • Jika ada program pendalaman materi UN di sekolah, baik yang dilakukan guru sekolah atau Bimbel yang bekerjasama dengan sekolah, sebaiknya diikuti sebagai ajang latihan. Jangan menganggap remeh program pendalaman Materi UN tersebut
  • Kerjakan soal-soal UN 10 tahun terakhir, erta prediksi UN yang sudah di sesuaikan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  • Selama mengerjakan soal UN 10 tahun terakhir tersebut, hindari melihat pembahasannya. Bahaslah dengan dasar yang didapat dari buku catatan kita sendiri.
  • Ikuti TO UN yang diselenggarakan oleh Sekolah atau Bimbel